April 24, 2024

KOMPASHARIAN.COM

Inspiratif Terdepan dan Lugas

Sebanyak 3 Orang Siswi Kota Metro Menjadi Paskibraka Tingkat Provinsi 

Kompasharian.com | Metro – Sebanyak 3 orang siswi Kota Metro, Lampung, dikirim menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka atau Paskibraka tingkat Provinsi Lampung.

Kepala Dinas Pendidikan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Pemkot Metro, Lampung, Tri Hendriyanto mengatakan pelajar yang dikirim menjadi Paskibraka di Provinsi Lampung seluruhnya perempuan.

Saat di konfirmasi awak media pada Rabu (09/08/23) Kadis Disporapar Tri Hendriyanto mengatakan, Alhamdulillah Metro ada 3 orang perwakilan Metro di provinsi dan putri semua, Ucapnya.

Lanjut Hendri menjelaskan bahwasanya kronologi pemilihan Paskibraka di Kota Metro telah dilakukan sejak Januari 2023.

“Kami dari bulan Januari sudah keliling sekolah, ada tim dari Disporapar dan Purna Paskibraka Indonesia keliling kelas untuk mencari bibit-bibit,” Jelasnya.

“Setelah kita cari dan kita dapat, maka akan dikirim sekolah untuk seleksi pertama lalu kemudian untuk seleksi kedua pihaknya mencatat ada sebanyak 700 calon Paskibraka dari Metro yang di laksanakan di Stadion Tejosari Metro.Imbuhnya.

Setelah itu, ia menuturkan dilakukan seleksi untuk memilih sebanyak 70 orang dari 700 orang di seleksi kedua tersebut kami seleksi lagi untuk jenjang ketiga untuk sekitar 70 orang, kita ambil 10 persennya,” Ungkapnya.

Lebih lanjut Hendri juga memaparkan, setelah beberapa tahapan seleksi tersebut ditentukan 34 orang untuk kita ambil di Kota Metro dan kita kirim seleksi ke tingkat Provinsi dan Nasional, hingga menghasilkan 3 orang terpilih di Provinsi, dan sisanya kembali ke Metro.

Ditanya terkait proses latihan yang dilakukan, dikatakannya, dilakukan bersama-sama dengan instansi lain.

Jadi latihannya selama seminggu itu latihannya dari pagi sampe sore, sampai ashar,” jelasnya.

“Latihannya di Stadion Tejosari, yang melatih ada dari TNI, unsur Polri, dan Purna Paskibraka Indonesia,” lanjut dia lagi.

Pemilihan Paskibraka tersebut dikatakan Tri ditentukan oleh Panitia Pusat.

Persaingan yang hanya menjadi kendala antar siswa saja, karena tingginya banyak yang hampir sama, itu juga hasil seleksi kami dikirimkan ke pusat dan yang menetapkan pusat dari BPIP,” tutupnya.(Adv)