April 24, 2024

KOMPASHARIAN.COM

Inspiratif Terdepan dan Lugas

Destinasi wisata Mubazir NGO KMPL KORDA Kota Metro Segera Layangkan Surat

Kompasharian.com | Metro — Terkait beberapa bangunan destinasi wisata yang mangkrak, rusak, mubazir dan tidak terawat di Kota Metro, Non Governmental Organization Koalisi Masyarakat Peduli Lampung (NGO KMPL) KORDA Kota Metro akan segera melayangkan surat konfirmasi tertulis kepada Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar).

Rencana tersebut disampaikan oleh Ketua NGO KMPL KORDA Kota Metro, M. Akbar Saputra yang kerap disapa Rendy , Rabu 21 Juni 2023. Kepada awak media, Rendy sapaan akrab mengatakan, surat konfirmasi yang akan segera dilayangkan kepada dinas terkait nantinya adalah sebagai upaya NGO KMPL KORDA Kota Metro guna meminta ketransparansian Pemerintah Kota (Pemkot) dalam hal ini Disporapar dalam mengelola anggaran yang diperuntukan bagi pembangunan destinasi wisata di Bumi Sai Wawai.

Ini merupakan rencana awal NGO KMPL KORDA Kota Metro bersama masyarakat untuk bersinergi dengan pemerintah Kota Metro, jadi misi kita disini bukan ingin beroposisi, melainkan hanya meminta bentuk ketransparansian pemerintah kota dalam mengelola penggunaan anggaran yang sekarang ini masih menjadi pertanyaan, dan yang kita khususkan saat ini penggunaan anggaran bagi pembangunan destinasi wisata yang ada di Kota Metro ” ujar Rendy.

Sebagai mana diketahui, bersama tim NGO KMPL KORDA Kota Metro dan media dalam meninjau sejumlah bangunan destinasi wisata di Kota Metro, terlihat beberapa bangunan tampak sudah rusak, tidak terawat dan terbengkalai. Beberapa bangunan rusak terdapat di Wisata Alam Capit Urang Metro Utara, Flying Fox Sumber Sari Bantul Metro Selatan dan Samber Park.

Sementara itu terkait persoalan Flying Fox yang telah ramai diberitakan media NGO KMPL KORDA Kota Metro akan berkordinasi bersama Kejaksaan Negeri Kota Metro.

Flying Fox ini permasalahan yang sudah lama jadi bahan pemberitaan oleh kawan media, karena yang kita ketahui juga banyaknya persoalan – persoalan didalamnya, yang hingga kini belum ada keputusan apapun dari pihak penegak hukum, jadi siapa yang terlibat, bersalah dan siapa yang harus bertanggung jawab ini belum ada kejelasan, karena tidak ada tindak lanjutnya lagi, dan saya akan coba koordinasikan dengan APH, juga akan berkordinasi dengan DPP NGO KMPL untuk masalah Flying Fox ini sendiri ” jelas Rendy. (Rls/Tim)