July 22, 2024

KOMPASHARIAN.COM

Inspiratif Terdepan dan Lugas

DPC Ormas Bidik Kota Metro , ” Tidak Ada Artinya Kita Merayakan Hari Kebangkitan Nasional Tanpa Membangkitkan (spirit) Pada Diri Sendiri,” !!

Kompasharian.com| Metro — DPC (dewan pimpinan cabang) Ormas Bidik kota metro punya pesan tersendiri dihari kebangkitan nasional yang ke – 115 pada tahun ini 2023 . Sabtu (20/05/2023).

Pada dasarnya Kebangkitan Nasional merupakan titik awal bagi Bangsa Indonesia untuk bangkit dan memiliki jiwa nasionalisme, rasa persatuan dan kesatuan yang tinggi. Selain itu, Kebangkitan Nasional juga merupakan langkah awal untuk rakyat Indonesia memiliki kesadaran agar mampu memperjuangkan Indonesia untuk merdeka

DPC Ormas Bidik Kota Metro yang di ketuai oleh “R.Sentot Alibasyah” dalam hal ini dihari kebangkitan nasional memilik pesan tersendiri khusunya untuk para jajaran anggota Ormas Bidik kota metro

Ketua DPC Ormas Bidik Kota Metro “R.Sentot Alibasyah” yang diwakili jajaran kepengurusan nya “Datuk,So” menjelaskan kepada awak media di ruang sekertariatnya di jalan Soekarno Hatta 16c Metro barat, bahwa ormas bidik kota metro dalam memperingati hari kebangkitan nasional ditahun ini punya pesan tersendiri . Kata Datuk sapaan akrabnya

Lanjutnya Datuk dirinya juga menerangkan bahwa ” Kita patut memaknai kebangkitan nasional sebagai upaya kolektif bangsa untuk memperkuat persatuan bangsa. Sedikit melihat ke belakang, pada tanggal 20 Mei 1908 berdiri sebuah organisasi yang menjadi pelopor pergerakan nasional anak bangsa yakni Boedi Oetomo yang diketuai oleh R. Soetomo. Wakil Ketua: M. Soelaiman. Sekretaris I: Soewarno I (Gondo Soewarno) Sekretaris II: M. Goenawan,dari situ kita harus belajar dan sedikit menengok kebelakang” . Terangnya

” Pesan tersendiri untuk kami selaku Organinasi kemasyarakatan skala nasional itu ada nilai nilai tersendiri untuk menyikapi hari kebangkitan nasional, Nilai-nilai kebangkitan nasional itu banyak hal seperti nilai religius, nilai kemanusiaan, nilai produktivitas, nilai keseimbangan, nilai demokrasi, nilai kesamaan derajat, dan nilai ketaatan hukum ”

“ciri kebangkitan nasional seperti Gerakan nya sudah di organisasi secara teratur, Bersifat nasional baik wilayah atau cita-cita kebangsaan,Perjuangan menggunakan taktik modern dan organisasi modern,Memiliki tujuan yang jelas yaitu Indonesia merdeka” . Ujar Datuk

Tambahnya Datuk , dirinya juga menerangkan bahwa meski negara Indonesia sudah merdeka tetapi kita tetap mengobarkan semangat hari kebangkitan nasional ,karena semangat kebangkitan nasional merupakan salah satu unsur terpenting dalam toleransi, atau sikap saling menghormati antar bangsa oleh karena itu sudah seharusnya ditumbuhkan dan dikembangkan sesuai dengan tingkat kematangan masyarakat . Tambahnya Datuk

” Harapan kami selaku Organisasi Kemasyarakatan Ormas Bidik Kota Metro di momentum hari Kebangkitan Nasional ini dijadikan kebangkitan untuk diri sendiri dahulu , karena Allah SWT tidak akan mengubah nasib satu kaum kecuali diri pribadinya yang berusaha mengubah”

“Tidak ada artinya kita merayakan Kebangkitan Nasional tanpa membangkitkan (spirit) pada diri sendiri,” Imbuhnya Datuk

” optimisme menjadi kunci mencapai kebangkitan tersebut. Maka, Hari Kebangkitan Nasional sepatutnya menjadi pemicu untuk kebangkitan rakyat Indonesia sekaligus menjadi titik bangkitnya kesadaran masyarakat Indonesia untuk memperjuangkan cita-citanya”

“Bangkitnya suatu negeri diawali dengan kepribadian yang bangkit, mulai asasiyah thayyibah (fundamental yang baik), lalu membentuk qaryah thayyibah (wilayah yang berdaya/juara), baldatun thayyibah (negeri ideal),” ucapnya Datuk

Ditempat yang sama “Datuk” selaku pengurus Ormas Bidik Kota Metro Juga Menegaskan bahwa Sekarang ini kita harus berjiwa optimis setelah beberapa tahun menghadapi pandemi COVID-19, kita harus maju. Rakyat sejahtera, Indonesia hebat,”. Tegasnya

” Hari Kebangkitan Nasional tahun ini menjadi momentum bagi Ormas Bidik Kota Metro untuk memotivasi semua insan di Indonesia, khususnya warga kota metro. Bangkit dan memiliki tekad yang kuat mengubah diri sendiri ke arah yang lebih baik menjadi fokus utama” . Tutupnya. (Rls)